Ayo bergabung bersama Kami, Komunitas Sehat Synergy!

Misi kami sangat sederhana, yaitu membantu Anda mendapatkan kesehatan berkualitas sekaligus memberikan kesempatan kepada Anda untuk membantu banyak orang menjadi lebih sehat. Sebuah misi mulia yang akan membuat dampak besar kepada hidup Anda dan lingkungan orang-orang yang Anda cintai. Saatnya Anda buat hidup Anda lebih bermakna dan bermanfaat buat hidup banyak orang.


Artikel Kesehatan

Membedakan Gemuk karena Otot dengan Gemuk Berlemak, Begini Caranya

Kalau mau cermat, gemuk tidak bisa dilihat hanya dari berat badan. Haris dilihat pula komposisi lemaknya, sebab ada orang yang kelihatan gemuk karena memang massa ototnya besar. Bagaimana cara mudah untuk membedakannya?

"Masuk kamar, berdiri depan kaca lalu loncat. Nah kalau ada yang goyang-goyang, itulah lemak," kata dr Jetty H Setyawan, SpJP(K), FIHA, FAsCC dari Yayasan Jantung Indonesia.

Menurut dokter yang akrab disapa Bunda Jetty ini, berat badan meningkat baru bahaya jika komposisinya lebih banyak lemak. Lebih bahaya lagi kalau lemaknya mengumpul di perut. Jika ototnya lebih banyak, menurutnya tidak masalah karena otot justru diperlukan untuk membakar kalori.

Lemak yang mengumpul di perut, khususnya di dalam rongga perut merupakan faktor risiko berbagai penyakit termasuk diabetes dan masalah jantung. Kondisi yang ditandai dengan perut membuncit ini disebut dengan istilah obesitas sentral dan sudah menjadi epidemi di seluruh dunia.

Penyakit jantung sendiri merupakan salah satu penyakit paling mematikan di seluruh dunia, angka kematiannya lebih tinggi dibandingkan kanker. Bunda Jetty menyebut, tiap tahun ada sekitar 1 juta orang di seluruh dunia yang mengalami serangan jantung. Populsi Asia, khususnya Asia Selatan, 5-6 kali lebih rentan mengalaminya.

Penyebab perut membuncit karena banyak lemak antara lain gaya hidup yang tidak sehat, kurang olahraga, dan pola makan yang tidak sehat. Junk food atau makanan 'sampah' tidak baik untuk kesehatan karena mengandung banyak kalori dalam bentuk lemak dan karbohidrat. Kandungan garamnya juga tinggi, sehingga bisa membahayakan jantung.

DAPATKAN ARTIKEL KESEHATAN DAN DETOX GRATIS!